Benteng Pendem salah satu objek wisata favorit dan unik di Cilacap. Bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang dibangun dalam tanah memiliki beragam pesona yang menarik untuk dijelajahi.
Harga Tiket: Rp 7.500, Jam Operasional: 08.00-18.00 WIB, Alamat: Jl. Sentolokawat, Kec. Cilacap Selatan, Kab. Cilacap, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi |
Daerah yang berada di Kabupaten Cilacap Tengah ini merupakan kawasan yang sudah cukup dikenal oleh berbagai orang. Beberapa tempat yang cukup dikenal seantero nusantara berada di sana. Tempat wisata yang bisa membuat takjub siapapun yang mengunjunginya juga ada yang terletak di kabupaten dengan dua kode nomor telepon ini. Salah satunya adalah Benteng Pendem.
Benteng yang telah ada sejak jaman penjajahan Belanda di Indonesia ini menjadi sesuatu yang memberikan kesan berbeda manakala berkunjung ke sana. Keberadaannya yang juga tidak terlalu jauh dengan beberapa tempat tempat penting menjadikannya cukup populer di berbagai kalangan masyarakat.
Mengunjungi benteng tersebut dapat memberikan tidak hanya pengalaman liburan yang mengesankan, akan tetapi juga informasi sejarah yang pastinya bermanfaat. Keberadaannya menjadi bukti bahwa tanah tersebut merupakan tempat yang cukup strategis dalam membangun sebuah bangunan pertahanan yang pastinya berguna untuk mempertahankan diri, ketika penjajahan dahulu.
Daya Tarik yang Dimiliki Benteng Pendem

Sebagai salah satu destinasi yang sarat akan cerita kelam bangsa Indonesia ini, pastinya tempat itu mempunyai beberapa hal yang membuatnya mampu menarik banyak orang untuk mendatanginya. Tidak hanya unsur fisiknya saja yang membuat terpana pengunjung yang hadir, akan tetapi unsur lain yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia lah yang menjadikannya begitu fenomenal.
1. Kisah Dibangunnya Benteng Pendem
Benteng yang baru diketahui oleh masyarakat jauh setelah kemerdekaan Indonesia ini pastinya mempunyai cerita tersendiri manakala dibangun di bawah permukaan tanah. Lokasinya yang memang cukup dekat dengan lautan membuatnya menjadi menakjubkan karena mampu untuk dibentuk dibawah lapisan tanah yang sering dipijak oleh manusia tersebut.Dalam mendirikan bangunan ini, Belanda melakukannya tidak secara langsung melainkan dengan beberapa langkah. Setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 18 tahun agar objek tersebut bisa digunakan secara penuh oleh pasukan Belanda. Lokasi pertahanan tersebut memiliki sebutan asli dari Belanda dan jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti titik bertahan di area pantai.
Letaknya yang begitu dekat dengan laut bagian selatan Pulau Jawa tersebut dapat menunjukkan alasan mengapa hamparan tembok tersebut didirikan. Pada masa perang dahulu, serangan tidak hanya datang melalui jalur darat saja, akan tetapi juga melewati jalur air. Oleh sebab itulah, pemerintahan kolonial mendirikannya.
➥ Tiket Paralayang Dieng Wonosobo
Untuk dapat mengatasi dan mencegah suatu serangan yang hadir dari selatan, pemerintahan kolonial Hindia-Belanda tidak hanya membangun satu benteng ini. Di sekitar benteng ini, ada juga suatu rangkaian pertahanan yaitu benteng klingker, karang bolong, dan juga cepiring. Menjaga wilayah jajahannya memang menjadi suatu prioritas bagi penjajah.
Banyak tokoh menyebutkan bahwa kerja rodi yang menjadi ciri khas masa tersebut juga berlaku di tempat ini. Itulah alasan mengapa tempat ini bisa terhampar di area seluas lebih dari enam hektar.
Tak sampai di situ, beberapa pihak juga menyebutkan bahwa alasan mengapa tempat ini didominasi oleh parit parit adalah karena digunakan untuk menyalurkan birahi tentara kolonial kepada wanita pribumi.
2. Cerita Supranatural Benteng Pendem
Tidak ketinggalan dari berbagai objek wisata yang merupakan peninggalan jaman penjajahan lainnya, destinasi wisata Benteng Pendem pun juga kental akan narasi dari dunia lain. Proses pembuatannya yang memang menggunakan tenaga pribumi secara paksa, tentunya memakan banyak korban.
Di sekitar benteng tersebut juga terdapat beberapa makam yang akan menambahkan kesan misterius kepada wisatawan. Beberapa pejuang Indonesia yang berusaha untuk melawan para kolonialis dari Belanda tersebut banyak yang gugur dan akhirnya disemayamkan di sekitar benteng tersebut.
Hal itulah yang membuat suasananya membuat bulu kuduk merinding, terlebih saat malam hari. Tak sedikit orang yang bercerita bahwa mereka seringkali mendapati suara suara aneh, terutama sosok wanita yang sedang menangis. Menurut salah satu pemandu wisata yang bekerja di sana, terdapat lebih dari sepuluh barak yang ramai akan isu-isu supranatural.
Satu darinya sering dipakai sebagai tempat untuk menyiksa beberapa wanita yang dijadikan sebagai pelayan para tentara Belanda. Pada ruangan yang paling pojok, digunakan untuk melakukan pembunuhan terhadap mereka yang sudah dianggap tidak dapat memberikan tenaganya lagi.
Mereka semua dianggap sampah karena sudah tidak mampu untuk berkontribusi terhadap para pemangku kekuasaan orang orang kulit putih tersebut. Terdapat penjara yang pasti membuat hawa di sana terasa berbeda dan cukup menyeramkan.
3. Kolam yang Mengitarinya
Para wisatawan yang mengunjungi destinasi tersebut bisa dengan leluasa menikmati salah satu daya tarik unggulan di Benteng Pendem. Cekungan tanah yang membuatnya mampu menampung beberapa kubik air tersebut bisa dijadikan sebuah latar belakang yang pas untuk liburan yang berbeda di area itu. Ada juga sebuah jembatan mini yang menyatukan bangunan itu dengan tanah di seberang kolam.
Kolam yang sebenarnya lebih pas jika disebut dengan parit tersebut sengaja dibentuk oleh pendirinya agar dapat menghalau pasukan lain yang mencoba menghancurkan pertahanan mereka. Setidak-tidaknya para pasukan tersebut tidak akan dengan mudah menghampiri batalion yang mendekam di sana untuk melakukan penjagaan.
➥ Paket Rafting Dieng Wonosobo
Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Lokasi wisata tersebut masih berada di area salah satu pantai yang menjadi ciri tersendiri dari Kabupaten itu. Tidak lain dan tidak bukan adalah Teluk Penyu yang cukup ramai dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin mencoba sebuah sensasi baru mengunjungi pantai. Alamat yang lebih rincinya yaitu ada di daerah Cilacap Selatan, Jawa Tengah.
Nama jalurnya sama dengan penyebutan bangunan tersebut. Untuk mencapainya, tidak terlalu sulit karena bisa menggunakan baik kendaraan miliki sendiri maupun transportasi publik. Jika ingin memakai motor ataupun mobil, hanya perlu mengikuti berbagai papan yang tersebar untuk menunjukkan jalur menuju ke sana.
Jika berasal dari luar kota, maka perlu untuk melewati kawasan kota yang cukup padat akan masyarakat sekitar. Jalur yang harus diambil sama persis ketika menuju pantai Teluk Penyu. Beberapa moda transportasi juga tersedia dengan bebas untuk memfasilitasi para pengunjung yang tidak menggunakan kendaraan sendiri.
Jika berasal dari luar daerah Cilacap, maka direkomendasikan untuk menggunakan kereta sebagai moda untuk mendapatkan akses menuju tempat tersebut. Kalau sudah tiba, maka terdapat banyak angkutan umum yang siap mengantarkan menuju ke lokasi wisata.
Harga Tiket Masuk Benteng Pendem
Destinasi wisata ini bisa diakses mulai dari pagi hingga sore menuju petangnya langit. Untuk mendapatkan akses tersebut, para pengunjung tidak perlu merogoh kocek hingga puluhan ribu. Cukup membayar Rp 7.500 saja, maka karcis untuk memasukinya bisa berada di tangan.
Harga tersebut terbilang sangat amat murah dibandingkan dengan apa yang nantinya didapatkan oleh wisatawan. Jika wisatawan memakai kendaraan pribadi, maka harus membayar beberapa ribu rupiah sebagai tarif untuk memarkirkan kendaraannya.
Untuk kendaraan roda dua, hanya perlu mengeluarkan dua ribu rupiah saja, sedangkan bagi pengguna roda empat, harus membayar lima ribu rupiah. Nominal tersebut sepadan dengan penjagaan dari pihak pengelola sehingga kendaraan akan terjamin keamanannya.
Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Benteng Pendem

Singgah di salah satu lokasi bersejarah bagi bangsa Indonesia ini tidak akan membuat jenuh para turis. Beberapa hal bisa dilakukan untuk mengisi waktu rekreasi yang telah disiapkan untuk mendatangi benteng tua tersebut. Pada tempat yang dahulu tertimbun oleh banyak sekali pasir sehingga tidak kelihatan, terdapat titik yang wajib dikunjungi agar wisata menjadi lebih berkesan.
1. Berpotret dengan Latar Belakang yang Klasik
Aktivitas yang satu ini memang menjadi suatu kewajiban manakala singgah ke salah satu spot wisata ini. Beberapa titik di sana memang cocok menjadi latar belakang foto foto yang diambil. Di bagian depan yang terdapat tulisan “Benteng Pendem” juga merupakan salah satu titik yang cocok digunakan untuk berswafoto.
Pada beberapa rangkaian temboknya pun juga sempurna menjadi latar belakang yang menghiasa potret para wisatawan baik sendirian, bersama keluarga atau siapapun. Potret yang dihasilkan menjadikan gambar lebih nampak klasik.
2. Berkeliling Mengitari Benteng
Dengan luasnya yang melebihi lapangan sepak bola, salah satu tempat wisata yang perlu dilestarikan tersebut akan sangat menyenangkan bila menikmatinya sambil berkeliling. Hal tersebut dikarenakan secara keseluruhan tempat ini memiliki hawa yang sejuk. Dengan hamparan angin laut yang langsung menerpa, turis yang berkunjung dapat merasakan kedamaian yang ada.
Mengelilinginya tidak hanya membuat hati menjadi riang, namun juga pikiran menjadi lebih segar lagi. Secara teknis, bangunan di sana tidak menjulang tinggi namun justru menjorok ke dalam tanah. Dengan bentukan seperti itu, membuat masyarakat yang singgah dapat secara langsung menengok pemandangan sekitar yang juga tidak kalah menarik untuk dinikmati.
Terdapat aliran air yang berada persis di sampingnya juga bisa menjadi alternatif kegiatan yang bisa dilakukan. Beberapa vegetasi juga nampak rindang menghiasi pelatarannya, membuat suasana menjadi lebih asri. Melakukan aktivitas yang satu ini pastinya bisa membuat suatu kesan dan juga pengalaman yang indah untuk dikenang nantinya.
3. Menyusuri Lorong dan Barak
Banyak masyarakat yang sudah tahu bahwa di bawah sana terdapat sebuah lorong yang konon dipercaya menyambungkan Pulau Jawa dengan Pulau Nusakambangan. Jarak antara pesisir pantai Teluk Penyu yang menjadi lokasi keberadaanya tersebut memang tidak terlalu jauh.
Akan tetapi hingga kini belum ada yang dapat memastikan, apakah Anda berani untuk menyusurinya hingga ke ujung? Alasan mengapa tidak banyak orang sampai ke ujung jalur bawah tanah tersebut karena memang nuansanya yang terasa mencekam. Minimnya alat penerangan juga membuat kendala tersendiri sehingga beberapa orang tidak tertarik untuk melakukannya.
Kabupaten Cilacap dengan luasnya yang melebihi Negara Singapura tersebut memiliki ribuan tempat wisata yang layak untuk terpampang pada salah satu daftar tujuan destinasi Anda. Benteng Pendem menjadi salah satu diantaranya. Selain karena keunikannya, lokasinya yang bersebelahan persis dengan Pantai Teluk Penyu membuatnya menjadi destinasi primadona tersendiri di hati wisatawan.