Menemukan cita rasa autentik Bangladesh yang tidak terlupakan melalui makanan khasnya yang terkenal dan wajib dicoba, menggoda lidah dengan beragam hidangan yang kaya rempah dan rasa.
Bangladesh adalah salah satu negara yang berada di Asia Selatan. Negara ini dikenal akan pantainya yang begitu indah. Bahkan pantai terpanjang ketiga di dunia berada di sana. Itulah mengapa cukup banyak turis internasional yang tertarik untuk berkunjung ke Bangladesh, termasuk wisatawan dari Indonesia.
Selain terkenal akan pantainya yang menawan, Bangladesh juga menawarkan beragam kuliner khas yang tidak boleh anda lewatkan selama berada di sana.
Dimana masakan khas dari negara yang mempunyai sejarah budaya dan politik sama dengan India tersebut, diketahui lezat dan mampu menggugah selera. Berikut makanan khas Bangladesh yang terkenal dan wajib Anda coba saat berkunjung.
1. Tehari

Tehari merupakan makanan berat yang paling direkomendasikan untuk dicicipi. Pasalnya menu yang memiliki bahan dasar nasi tersebut menawarkan rasa lezat dan dijamin membuat perut kenyang.
Cara pengolahannya sendiri yaitu dengan menumis nasi bersama berbagai macam bumbu. Sekilas terlihat seperti nasi briyani yang bisa ditemukan di India.
Memang cara memasaknya kurang lebih sama dengan proses pengolahan nasi briyani tersebut, atau mirip dengan nasi goreng khas Indonesia.
Yang membedakannya yaitu pada tehari ditambahkan bumbu tradisional Bangladesh sebagai penyedap, sehingga terasa lebih otentik. Biasanya banyak penjual yang menambahkan isian seperti daging sapi dan sayur sayuran, membuatnya semakin nikmat.
2. Begun Bhorta

Bagi anda yang menerapkan gaya hidup sehat dengan menjadi seorang vegetarian, tidak perlu bingung mencari makanan selama berada di Bangladesh. Pasalnya makanan khas ini bernama begun bhorta ini menggunakan bahan dasar yang tidak mengandung unsur hewani.
Menggunakan bahan dasar terong, begun bhorta diolah dengan cara penumpukan. Jadi terong ditumbuk hingga halus kemudian diberi tambahan berbagai macam bumbu tradisional dari Bangladesh.
Proses memasaknya sendiri cenderung simpel, tidak heran jika masyarakat Bangladesh pun cukup sering menikmatinya dalam kehidupan sehari hari.
3. Alu Bhorta

Kuliner khas Bangladesh yang terkenal selanjutnya yaitu alu bhorta. Cara pengolahan alu bhorta ini sama dengan begun bhorta, yaitu dengan cara ditumbuk sampai halus kemudian diberi tambahan bumbu dapur sebagai penyedap. Bedanya, alu bhorta menggunakan bahan dasar berupa kentang.
Adapun bumbu yang digunakan untuk alu bhorta di antara yaitu cabai dan ketumbar. Baik bahan maupun cara memasaknya memang cukup sederhana, namun rasanya benar benar tidak mengecewakan. Alu bhorta punya rasa nikmat yang otentik, cocok disantap bagi anda yang vegetarian atau bagi para wisatawan muslim.
4. Macher Jhol

Macher jhol umumnya disajikan dalam porsi yang sangat besar. Sehingga hidangan tersebut sering ditemukan di restoran keluarga dan sangat cocok disantap bersama keluarga tercinta. Macher jhol sendiri merupakan masakan dengan bahan dasar hewan laut, yang kemudian diberi bumbu rempah tradisional khas Bangladesh.
Biasanya disantap bersama dengan nasi, macher jhol adalah kari ikan pedas tradisional yang begitu lezat dengan tampilan kuah rebusan. Selain di Bangladesh, anda bisa menemukan masakan seperti ini di bagian timur anak benua India. Namun tentu saja macher jhol di Bangladesh punya rasa originalnya sendiri.
5. Maach Bhuna

Maach bhuna termasuk sebagai salah satu makanan khas Bangladesh yang terkenal dan wajib untuk anda coba. Masakan tersebut lebih dikenal sebagai kari ikan pedas yang mempunyai aroma lezat. Meski sama sama kari ikan pedas dengan macher jhol, namun keduanya tetap memiliki rasa yang berbeda.
Sebab bumbu yang digunakan pada macher jhol dan maach bhuna juga tidak sama. Adapun bahan yang digunakan untuk membuat maach bhuna antara lain ikan, cabai hijau, bubuk cabai, bawang bombay, pasta bawang putih, pasta jahe, bubuk jinten, tomat, garam, juga minyak. Untuk ikannya sendiri bisa menggunakan jenis ikan apa pun sesuai keinginan.
6. Sabzi

Sabzi termasuk kuliner khas Bangladesh yang istimewa. Pasalnya tidak setiap hari menu tersebut disajikan. Namun anda dapat menemukan sabzi pada acara acara tertentu yang diselenggarakan di negara tersebut. Meskipun begitu, beberapa restoran juga ada yang menjual sabzi apabila anda ingin mencicipinya.
Sabzi sendiri merupakan masakan yang terbuat dari campuran beberapa sayuran seperti kembang kol, terong, kubis, dan wortel. Bisa juga menggunakan sayuran lain sesuai keinginan yang membuatnya. Dimana kemudian berbagai sayuran tersebut dicampur dengan bawang putih, bawang merah, bubuk cabai, pasta cabai, dan jinten.
7. Malpua

Beralih dari makanan berat, anda juga bisa mencicipi kuliner khas Bangladesh yang berupa makanan penutup dengan rasa manis legit yaitu malpua.
Kata yang paling tepat untuk menggambarkan dessert tersebut adalah ‘panekuk untuk pencuci mulut’. Meski kue ini tidak benar benar seperti panekuk yang biasa disajikan pada sarapan ala Inggris.
Pasalnya proses memasak malpua memang berbeda dengan pancake pada umumnya, sehingga menawarkan rasa yang unik dan berbeda. Di beberapa wilayah Bangladesh, malpua dibumbui dengan kapulaga, mengandung parutan kelapa, semolina, dan direndam dalam sirup gula.
8. Sandesh

Bagi anda yang mencari makanan khas yang terkenal sebagai menu penutup, maka sandesh bisa menjadi pilihan tepat untuk dicicipi. Secara visual, kue pencuci mulut tersebut memiliki tampilan yang mirip seperti kue bolu. Ukurannya cenderung kecil dengan bentuk yang beragam.
Mungkin bagi orang Indonesia, bentuk kue sandesh tersebut menyerupai kue yang biasa ditemukan di pasar tradisional. Jadi anda pasti merasa sangat familiar dengan tampilan kue dengan cita rasa manis gurih ini.
Yang membuat sandesh memiliki rasa gurih adalah berkat penggunaan keju cottage, sehingga rasanya begitu unik dan begitu membekas di ingatan.
9. Chhena Gaja

Chhena gaja adalah camilan yang berbahan dasar dari susu. Sama halnya dengan sandesh, kue ini juga diberi tambahan keju cottage sehingga membuat rasanya begitu unik. Yang membuatnya berbeda dari sandesh adalah penggunaan semolina atau tepung dari gandum durum yang mempunyai butiran kasar.
Secara visual, chhena gaja juga hampir mirip dengan jajanan pasar yang biasa anda temukan di tanah air. Biasanya bentuknya dipotong persegi dan diolah dengan cara digoreng, lalu dicampur sirup gula setelah matang.
Selama berada di Bangladesh, anda bisa dengan mudah menemukan chhena gaja di setiap sudut negara tersebut. Pasalnya ghena gaja termasuk salah satu street food khas di Bangladesh.
10. Payesh

Payesh dikenal pula dengan nama kheer, yang sering juga ditemukan di India bagian timur. Namun untuk payesh yang dikenal luas di Bangladesh, biasanya bahan baku payesh ditambah dengan semolina dan santan. Sehingga membuat rasa hidangan menjadi lebih manis ketimbang kheer yang dapat ditemukan di India.
Adapun bahan dasar untuk membuat payesh antara lain ketan, gula, dan susu yang kemudian diolah menjadi puding nasi.
Pada beberapa kesempatan, banyak yang menambahkan bahan seperti buah kering, kacang mete, atau almond sebagai variasi. Biasanya menu tersebut kemudian disiapkan untuk kuil atau sebagai hidangan acara ulang tahun.
11. Gulab Yamun

Gulab yamin merupakan manisan tradisional dari Bangladesh yang biasanya banyak dijadikan sebagai oleh oleh bagi para wisatawan.
Bahan utama dari gulab yamun yaitu tepung dan susu kental, yang dibuat dalam bentuk bola bola kecil kemudian digoreng. Karena adonan dimandikan dalam kapulaga, sirup gula, dan air mawar, rasanya menjadi manis dan sangat khas.
12. Luchi

Makanan khas yang bisa dijadikan sebagai oleh oleh lainnya yaitu luchi. Ini merupakan makanan sejenis roti yang dibuat dengan bahan dasar tepung, kemudian diolah dengan cara digoreng.
Biasanya luchi dinikmati dengan berbagai saus rasa lokal. Meskipun begitu, anda juga bisa langsung memakanannya karena rasanya pun sudah lezat.
13. Rashogulla

Rashogulla adalah makanan penutup yang terkenal di kawasan Asia Selatan. Dimana setiap daerah di kawasan tersebut umumnya memiliki rashogulla dengan cita rasa khas tersendiri, termasuk Bangladesh. Tekstur dari menu pencuci mulut ini sangat lembut, yang di dalamnya diisi dengan buah buahan kering.
Rashogulla yang mempunyai nama lain khir-moján tersebut dibuat dengan tambahan adonan semolina, yang kemudian dicelupkan ke dalam sirup gula. Sehingga rasanya cenderung manis meskipun di dalamnya terdapat tambahan buah kering. Untuk cara pengolahannya sendiri, rashogulla biasanya digoreng atau dipanggang.
14. Pitha

Kuliner khas Bangladesh selanjutnya yang patut untuk dicicipi yaitu pitha. Hidangan pencuci mulut yang juga terkenal di beberapa negara sekitar Bangladesh tersebut merupakan sejenis kue dengan bahan dasar tepung beras. Yang membuatnya lezat tidak lain karena isiannya yang beragam, mulai dari kentang, lobak, kubis, atau kembang kol.
15. Momo

Momo merupakan kuliner yang begitu populer di Bangladesh. Hidangan ini serupa dengan pangsit isi daging cincang, yang sudah begitu terkenal secara internasional.
Biasanya masyarakat Bangladesh sendiri menikmati momo dengan cara dicocol ke saos tomat atau sambal. Dimana momo acap kali dikonsumsi sebagai camilan untuk menemani waktu bersantai.
Itulah deretan makanan khas Bangladesh yang wajib untuk anda cicipi selama berkunjung ke negara tersebut. Jika diperhatikan, beberapa menu yang ada di daftar memang hampir mirip dengan masakan khas India.
Pasalnya Bangladesh memang mempunyai budaya yang mirip dengan India. Termasuk pula dari segi ekonomi dan politik kedua negara yang hampir serupa satu sama lain.